Pada era yang semakin mengedepankan teknologi digital, Gubernur Sumatra Selatan, Dr. H. Herman Deru, menyerukan kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerahnya untuk memanfaatkan dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Dalam acara International Franchise, License & Business Concept Expo and Conference (IFBC) tahun 2026 di Palembang, Herman Deru menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital demi meningkatkan daya saing bisnis dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.
Pentingnya Digitalisasi Bagi UMKM
Perkembangan pesat teknologi informasi telah membuka berbagai peluang bagi sektor UMKM untuk berkembang lebih jauh. Pemanfaatan alat-alat digital memungkinkan pengusaha kecil untuk memperluas jangkauan pasar, memperbaiki efisiensi operasional, dan meningkatkan pengalaman pelanggan. Oleh karena itu, penting bagi para pelaku UMKM di Sumatra Selatan untuk mengintegrasikan teknologi ini dalam strategi bisnis mereka sebagai respons terhadap dinamika pasar saat ini.
Dorongan Gubernur untuk Inovasi
Dr. H. Herman Deru menggarisbawahi pentingnya inovasi dan adaptasi dalam menghadapi tantangan bisnis modern. Ketergantungan pada metode tradisional saja tidak cukup untuk bersaing di lingkungan bisnis yang terus berubah. Karenanya, dorongan dari pemerintah daerah kepada UMKM untuk memanfaatkan platform digital bukan hanya upaya meningkatkan pendapatan lokal tetapi juga untuk memastikan keberlanjutan ekonomi jangka panjang.
Dukungan Infrastruktur dan Pelatihan
Menyadari tantangan yang dihadapi UMKM dalam beradaptasi, pemerintah Sumatra Selatan berkomitmen untuk menyediakan infrastruktur dan pelatihan yang memadai. Gubernur Herman Deru menegaskan pentingnya pelatihan untuk meningkatkan literasi digital di kalangan pelaku usaha kecil, serta penyediaan akses internet yang lebih baik sebagai fondasi untuk pertumbuhan ekonomi digital daerah. Langkah ini diharapkan dapat mengikis jurang antara potensi dan realisasi dari kemajuan teknologi bagi sektor UMKM.
Tantangan dalam Transisi Digital
Meski potensinya besar, transisi ke digitalisasi bukan tanpa tantangan. Banyak pelaku UMKM menghadapi kendala seperti kurangnya pengetahuan tentang teknologi, keterbatasan anggaran untuk investasi teknologi, dan ketidakpastian dalam penerapan strategi digital. Namun, dengan dukungan yang tepat dari pemerintah dan sektor terkait, tantangan-tantangan ini dapat diatasi demi tercapainya tujuan bersama.
Kontribusi Digitalisasi dalam Pertumbuhan Ekonomi
Dengan mengadopsi teknologi digital, UMKM di Sumatra Selatan berpotensi memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Digitalisasi dapat meningkatkan efisiensi, memungkinkan inovasi produk, dan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global. Dengan demikian, transformasi digital tidak hanya penting bagi kelangsungan bisnis tetapi juga menjadi motor penggerak bagi pertumbuhan ekonomi regional.
Secara keseluruhan, ajakan Gubernur Herman Deru untuk memaksimalkan adaptasi digital di kalangan UMKM mencerminkan kebutuhan mendesak akan perubahan paradigma dalam strategi bisnis. Digitalisasi sudah menjadi keharusan bukan pilihan; keberhasilan masa depan UMKM terletak pada sejauh mana mereka dapat beralih dari cara-cara konvensional menuju teknologi yang lebih modern dan efisien. Dengan menerapkan teknologi digital, UMKM tidak hanya berfungsi lebih efektif tetapi juga berkontribusi lebih besar pada kesejahteraan ekonomi Sumatra Selatan.
