kencang77Journal Cattleyadf 8101Journal Cattleyadf 8102Journal Cattleyadf 8103Journal Cattleyadf 8104Journal Cattleyadf 8105Journal Cattleyadf 8106Journal Cattleyadf 8107Journal Cattleyadf 8108Journal Cattleyadf 8109Journal Cattleyadf 8110Journal Cattleyadf 8111Journal Cattleyadf 8112Journal Cattleyadf 8113Journal Cattleyadf 8114Journal Cattleyadf 8115Journal Cattleyadf 8116Journal Cattleyadf 8117Journal Cattleyadf 8118Journal Cattleyadf 8119Journal Cattleyadf 8120Journal Cattleyadf 8101Journal Cattleyadf 8102Journal Cattleyadf 8103Journal Cattleyadf 8104Journal Cattleyadf 8105Journal Cattleyadf 8106Journal Cattleyadf 8107Journal Cattleyadf 8108Journal Cattleyadf 8109Journal Cattleyadf 8110Journal Cattleyadf 8111Journal Cattleyadf 8112Journal Cattleyadf 8113Journal Cattleyadf 8114Journal Cattleyadf 8115Journal Cattleyadf 8116Journal Cattleyadf 8117Journal Cattleyadf 8118Journal Cattleyadf 8119Journal Cattleyadf 8120Ejournal STIP Jakarta 2880001Ejournal STIP Jakarta 2880002Ejournal STIP Jakarta 2880003Ejournal STIP Jakarta 2880004Ejournal STIP Jakarta 2880005Ejournal STIP Jakarta 2880006Ejournal STIP Jakarta 2880007Ejournal STIP Jakarta 2880008Ejournal STIP Jakarta 2880009Ejournal STIP Jakarta 2880010Ejournal STIP Jakarta 2880011Ejournal STIP Jakarta 2880012Ejournal STIP Jakarta 2880013Ejournal STIP Jakarta 2880014Ejournal STIP Jakarta 2880015Ejournal STIP Jakarta 2880016Ejournal STIP Jakarta 2880017Ejournal STIP Jakarta 2880018Ejournal STIP Jakarta 2880019Ejournal STIP Jakarta 2880020Ejournal STIP Jakarta 2880021Ejournal STIP Jakarta 2880022Ejournal STIP Jakarta 2880023Ejournal STIP Jakarta 2880024Ejournal STIP Jakarta 2880025Ejournal STIP Jakarta 2880026Ejournal STIP Jakarta 2880027Ejournal STIP Jakarta 2880028Ejournal STIP Jakarta 2880029Ejournal STIP Jakarta 2880030Ejurnal Setia Budi 288001Ejurnal Setia Budi 288002Ejurnal Setia Budi 288003Ejurnal Setia Budi 288004Ejurnal Setia Budi 288005Ejurnal Setia Budi 288006Ejurnal Setia Budi 288007Ejurnal Setia Budi 288008Ejurnal Setia Budi 288009Ejurnal Setia Budi 288010Ejurnal Setia Budi 288011Ejurnal Setia Budi 288012Ejurnal Setia Budi 288013Ejurnal Setia Budi 288014Ejurnal Setia Budi 288015Ejurnal Setia Budi 288016Ejurnal Setia Budi 288017Ejurnal Setia Budi 288018Ejurnal Setia Budi 288019Ejurnal Setia Budi 288020Ejurnal Setia Budi 288021Ejurnal Setia Budi 288022Ejurnal Setia Budi 288023Ejurnal Setia Budi 288024Ejurnal Setia Budi 288025Ejurnal Setia Budi 288026Ejurnal Setia Budi 288027Ejurnal Setia Budi 288028Ejurnal Setia Budi 288029Ejurnal Setia Budi 288030Jurnal Payung Negeri 02001Jurnal Payung Negeri 02002Jurnal Payung Negeri 02003Jurnal Payung Negeri 02004Jurnal Payung Negeri 02005Jurnal Payung Negeri 02006Jurnal Payung Negeri 02007Jurnal Payung Negeri 02008Jurnal Payung Negeri 02009Jurnal Payung Negeri 02010Jurnal Payung Negeri 02011Jurnal Payung Negeri 02012Jurnal Payung Negeri 02013Jurnal Payung Negeri 02014Jurnal Payung Negeri 02015Jurnal Payung Negeri 02016Jurnal Payung Negeri 02017Jurnal Payung Negeri 02018Jurnal Payung Negeri 02019Jurnal Payung Negeri 02020Journal Cattleyadf april-8121Journal Cattleyadf april-8122Journal Cattleyadf april-8123Journal Cattleyadf april-8124Journal Cattleyadf april-8125Journal Cattleyadf april-8126Journal Cattleyadf april-8127Journal Cattleyadf april-8128Journal Cattleyadf april-8129Journal Cattleyadf april-8130Journal Cattleyadf april-8131Journal Cattleyadf april-8132Journal Cattleyadf april-8133Journal Cattleyadf april-8134Journal Cattleyadf april-8135Journal Cattleyadf april-8136Journal Cattleyadf april-8137Journal Cattleyadf april-8138Journal Cattleyadf april-8139Journal Cattleyadf april-8140Journal Cattleyadf april-8141Journal Cattleyadf april-8142Journal Cattleyadf april-8143Journal Cattleyadf april-8144Journal Cattleyadf april-8145Journal Cattleyadf april-8146Journal Cattleyadf april-8147Journal Cattleyadf april-8148Journal Cattleyadf april-8149Journal Cattleyadf april-8150Global Media Journal 001Global Media Journal 002Global Media Journal 003Global Media Journal 004Global Media Journal 005Global Media Journal 006Global Media Journal 007Global Media Journal 008Global Media Journal 009Global Media Journal 010Global Media Journal 011Global Media Journal 012Global Media Journal 013Global Media Journal 014Global Media Journal 015Global Media Journal 016Global Media Journal 017Global Media Journal 018Global Media Journal 019Global Media Journal 020Akademi Farmasi Theresiana 890001Akademi Farmasi Theresiana 890002Akademi Farmasi Theresiana 890003Akademi Farmasi Theresiana 890004Akademi Farmasi Theresiana 890005Akademi Farmasi Theresiana 890006Akademi Farmasi Theresiana 890007Akademi Farmasi Theresiana 890008Akademi Farmasi Theresiana 890009Akademi Farmasi Theresiana 890010Akademi Farmasi Theresiana 890011Akademi Farmasi Theresiana 890012Akademi Farmasi Theresiana 890013Akademi Farmasi Theresiana 890014Akademi Farmasi Theresiana 890015Akademi Farmasi Theresiana 890016Akademi Farmasi Theresiana 890017Akademi Farmasi Theresiana 890018Akademi Farmasi Theresiana 890019Akademi Farmasi Theresiana 890020Media Oeganisasi Jurnalisme 890001Media Oeganisasi Jurnalisme 890002Media Oeganisasi Jurnalisme 890003Media Oeganisasi Jurnalisme 890004Media Oeganisasi Jurnalisme 890005Media Oeganisasi Jurnalisme 890006Media Oeganisasi Jurnalisme 890007Media Oeganisasi Jurnalisme 890008Media Oeganisasi Jurnalisme 890009Media Oeganisasi Jurnalisme 890010Media Oeganisasi Jurnalisme 890011Media Oeganisasi Jurnalisme 890012Media Oeganisasi Jurnalisme 890013Media Oeganisasi Jurnalisme 890014Media Oeganisasi Jurnalisme 890015Media Oeganisasi Jurnalisme 890016Media Oeganisasi Jurnalisme 890017Media Oeganisasi Jurnalisme 890018Media Oeganisasi Jurnalisme 890019Media Oeganisasi Jurnalisme 890020

Atep: Banyak Pelatih Lebih Bagus dari Shin Tae-yong untuk Timnas

Atep: Banyak Pelatih Lebih Bagus dari Shin Tae-yong untuk Timnas

Kursi panas pelatih Timnas Indonesia kini sedang kosong melompong. Setelah perpisahan dengan Patrick Kluivert karena gagal lolos ke Piala Dunia 2026, banyak mata tertuju pada siapa sosok yang akan menakhodai Skuad Garuda selanjutnya.

Mantan bintang Persib Bandung, Atep, punya pandangan menarik nih soal ini. Menurutnya, Shin Tae-yong (STY) memang punya rekam jejak bagus, tapi kalau ada yang *lebih* bagus, kenapa tidak dicari?

Mengapa Shin Tae-yong Masih Diinginkan? Catatan Manis Bersama Garuda

Mari kita akui, di bawah komando STY, Timnas Indonesia memang menunjukkan banyak kemajuan. Atep sendiri mengakui hal ini, dan memang fakta berbicara.

Prestasi Gemilang STY yang Tak Terbantahkan

Apa saja sih prestasi yang bikin nama STY harum dan masih diharapkan banyak pihak?

  • Beberapa kali berhasil meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Asia.
  • Membawa Skuad Garuda sampai ke ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia.

Makanya, nggak heran kalau banyak netizen yang masih merindukan Shin Tae-yong kembali melatih. Benar kan? Rasanya sudah lekat di hati para penggemar sepak bola tanah air.

Mencari yang “Lebih Bagus”: Tantangan PSSI dalam Memilih Pelatih Baru

Meski begitu, Atep juga mengajukan pertanyaan yang cukup menggelitik: jika bisa mendapatkan pelatih yang lebih bagus, kenapa tidak? Ini adalah pertanyaan fundamental dalam upaya meningkatkan kualitas tim nasional.

Visi Atep: Jangan Hanya Nama, Tapi Pengalaman dan Track Record

Menurut Atep, PSSI harus berani melihat lebih jauh, bahkan ke Eropa sekalipun. Bukan cuma mencari nama besar, tapi yang benar-benar punya pengalaman mumpuni dan rekam jejak yang lebih baik. Mungkin seperti mencari tahu perkembangan sepak bola nasional di negara lain untuk inspirasi.

Patrick Kluivert sendiri, kata Atep, adalah pelatih bagus. Tapi, pengalaman dan harapan ke depan harus jadi prioritas utama. Ini bukan soal mencela, tapi soal visi yang lebih besar untuk Timnas Indonesia.

Dinamika Internal PSSI: Pro-Kontra STY Kembali

Nggak cuma Atep, bahkan di internal PSSI pun ada berbagai pandangan soal siapa yang layak menjadi pelatih Timnas Indonesia. Penasihat Klub Semen Padang FC, Andre Rosiade, yakin kalau voting digelar, 10 dari 15 anggota Exco PSSI akan memilih STY kembali.

Tapi, Ketua Umum PSSI, Bapak Erick Thohir, punya pandangan lain. Beliau mengajak kita semua untuk *move on* dari STY dan Kluivert. Menurutnya, masih banyak pelatih berkualitas lain di luar sana yang bisa jadi nakhoda baru.

PSSI, lanjut Erick Thohir, akan mencari pelatih yang bisa lebih baik dari sebelumnya, lengkap dengan *track record* serta target jangka pendek dan panjang yang jelas. Ini menunjukkan kebijakan PSSI yang lebih terstruktur ke depan dalam memilih arsitek tim.

Masa Depan Timnas Indonesia: Siapa Nakhoda Selanjutnya?

Jadi, siapa nih yang akan jadi pelatih Timnas Indonesia selanjutnya? Ini pertanyaan besar yang jawabannya ditunggu jutaan pecinta sepak bola di seluruh penjuru negeri.

PSSI punya pekerjaan rumah besar untuk memilih sosok yang tepat, yang tidak hanya bisa membawa prestasi instan, tapi juga membangun pondasi kuat untuk masa depan sepak bola kita. Apapun keputusannya, semoga yang terbaik untuk Garuda!

Perdebatan dan harapan akan terus mengiringi perjalanan Timnas Indonesia. Kita tunggu saja pengumuman resmi dari PSSI siapa sosok yang akan memimpin Skuad Garuda meraih mimpi-mimpi besarnya. Yuk, kita kawal terus perkembangannya!