Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, meminta pemerintah kota mempercepat persiapan menjelang Porprov Jatim 2027. Ia menekankan pentingnya mengadopsi konsep sportainment sebagai strategi untuk mendongkrak ekonomi dan citra kota.

Permintaan percepatan persiapan itu datang di tengah persiapan menuju pesta olahraga tingkat provinsi, yang menjadi momentum bagi kota penyelenggara untuk menunjukkan kapasitas dan daya tariknya. Konsep sportainment diharapkan menjadi pendekatan yang tidak hanya fokus pada pertandingan, tetapi juga pengalaman bagi penonton dan pengunjung.
Dorongan DPRD untuk langkah cepat
Pernyataan dari pimpinan DPRD tersebut menegaskan kebutuhan agar proses persiapan tidak berjalan lambat. Menurut pernyataan tersebut, akselerasi persiapan diperlukan agar kota dapat memanfaatkan kesempatan Porprov Jatim 2027 secara maksimal. Fokus percepatan mencakup kesiapan infrastruktur, layanan, dan kegiatan pendukung yang dapat memperkuat dampak positif penyelenggaraan ajang olahraga ini.
Sportainment sebagai strategi ekonomi dan citra
Konsep sportainment menggabungkan unsur olahraga dan hiburan sehingga pengalaman penonton lebih kaya dan menarik. Pendekatan ini cenderung melibatkan aktivitas nonkompetitif seperti pertunjukan budaya, acara keluarga, bazar, dan program hiburan lain yang berlangsung bersamaan dengan rangkaian pertandingan. Dengan demikian, sportainment berpotensi memperpanjang durasi kunjungan serta meningkatkan keterlibatan masyarakat lokal dan wisatawan.
Dalam konteks Porprov Jatim 2027, pemanfaatan sportainment diarahkan untuk mendongkrak ekonomi dan citra kota. Pendekatan ini bisa membantu menyebarkan manfaat ekonomi lebih luas, tidak hanya untuk sektor olahraga, tetapi juga bagi pelaku usaha lokal, UMKM, dan sektor pariwisata. Di sisi citra, penyelenggaraan yang berjalan atraktif dapat memperkuat posisi kota sebagai tuan rumah yang ramah acara dan inovatif.
Aspek yang perlu mendapat perhatian
Untuk menjadikan sportainment efektif sebagai bagian dari persiapan, beberapa aspek umum perlu mendapat perhatian. lain, perencanaan program hiburan yang relevan dengan karakter kota dan audiens, sinergi antarinstansi yang menyelenggarakan kegiatan pendukung, serta komunikasi publik yang jelas untuk mengundang partisipasi masyarakat. Selain itu, penyelenggara juga perlu memastikan kesiapan fasilitas dasar agar pengalaman pengunjung nyaman dan aman.
Mempercepat persiapan bukan hanya soal waktu, tetapi juga kualitas pelaksanaan. Perencanaan yang matang dan koordinasi yang baik dapat membantu mengurangi risiko gangguan saat acara berlangsung dan memastikan manfaat jangka panjang bagi kota penyelenggara.
Pernyataan dari wakil ketua DPRD tersebut memberi sinyal bahwa agenda sportainment di samping persiapan teknis Porprov Jatim 2027 harus menjadi bagian prioritas. Dengan pendekatan yang tepat, penyelenggaraan dapat menjadi kesempatan untuk membangkitkan aktivitas ekonomi lokal serta memperkuat citra Surabaya sebagai kota yang siap menyambut kegiatan olahraga berskala provinsi.
