Team Falcons Philippines memastikan tiket playoff Mid-Season Cup setelah menaklukkan Team Falcons MENA dengan skor 2-0 pada hari Minggu, 26 Juli, di Esports World Cup yang berlangsung di Paris, France. Kemenangan ini menjaga asa penggemar Filipina dan menunjukkan determinasi tim yang merupakan runner-up MPL PH Season 17.

Performa pengendalian pertandingan menjadi kunci bagi Team Falcons Philippines untuk mengamankan posisi mereka di babak selanjutnya. Hasil ini juga membuka peluang bagi mereka untuk menghadapi tim yang sempat menjatuhkan mereka ke lower bracket pada fase grup.
Hadji atur di game pembuka
Pada game pertama, midlaner Salic “Hadji” Imam mengambil inisiatif sejak menit awal dengan memilih Selena dan berhasil mengamankan tiga kill cepat. Aksi tersebut memberi tekanan besar kepada lawan dan membantu Team Falcons menjaga dominasi peta sepanjang pertandingan. Kendali permainan berlanjut hingga perebutan Lord pada menit ke-16 yang berbuah objektif besar, memungkinkan wakil Filipina menutup game pertama dan memimpin dalam seri.
Kyletzy cemerlang di game kedua
Di game kedua, jungler Kyle “Kyletzy” Sayson tampil dominan, memenangkan pertarungan di sisi hutan melawan tim dari kawasan Timur Tengah. Kyletzy menjadi pusat perhatian saat terlibat dalam pertarungan Lord pada menit ke-14, di mana ia membantu mengamankan objektif penting sebelum mengakhiri rangkaian serangan dengan sebuah Maniac menggunakan hero Hirara. Aksi ini memastikan kemenangan cepat dan membuat seri berakhir 2-0 untuk Team Falcons Philippines.
Kesempatan balas dendam dan gambaran playoff
Kemenangan ini memberikan kesempatan bagi Team Falcons Philippines untuk menebus kekalahan mereka di fase grup dari Team Vitality, yang kini menanti mereka di perempat final. Team Vitality, yang dipimpin oleh gold laner Filipina Eman “Emann” Sangco, menjadi lawan yang sudah dikenal setelah memaksa wakil Filipina turun ke lower bracket sebelumnya.
Selain laga Team Falcons Philippines melawan Team Vitality, jalur playoff di turnamen ini juga menampilkan beberapa bentrok menarik lainnya. Team Vamos dari Malaysia akan beradu kontra Team Spirit dari kawasan CIS, sementara Aurora Turkiye yang dilatih oleh mentor Filipina Neil “Midnight” De Guzman akan menghadapi Onic Indonesia, tim yang diperkuat oleh dua carry Filipina, Kairi “Kairi” Rayosdelsol dan Duane “Kelra” Pillas. Pertemuan-pertmuan ini menjanjikan laga-laga yang ketat dan berpeluang menghadirkan kejutan di babak lanjutan.
Dengan catatan permainan agresif di dua pertandingan terakhir, Team Falcons Philippines membawa momentum positif memasuki fase gugur. Fokus tim kini tertuju pada persiapan menghadapi Team Vitality dan memaksimalkan peluang untuk melaju lebih jauh di turnamen. Keberhasilan merebut kontrol peta, eksekusi objektif seperti Lord pada menit-menit krusial, serta performa individu Hadji dan Kyletzy menjadi modal penting yang dapat menentukan langkah tim di pertandingan-pertandingan berikutnya.
Waktu dan detail pertandingan perempat final akan menjadi penentu langkah Team Falcons Philippines selanjutnya, namun hasil di Paris ini jelas menegaskan bahwa wakil Filipina masih berpeluang besar menjaga harapan di Mid-Season Cup.
